When You Say Nothing at All

Just When No Words Can’t Hide

Puisi itu…

with 3 comments

Aku yang pernah… engkau kuatkan

Aku yang pernah… kau bangkitkan.

Aku yang pernah.. kau beri rasa

Saat ku terjaga hingga ku terlelap nanti

Selama itu aku akan.. selalu mengingatmu

 

Kapan lagi kutulis untuk mu

Tulisan – tulisan indah ku yang dulu

Pernah warnai dunia

Puisi terindahku hanya untuk mu

Mungkinkah kau kan kembali lagi

Menemaniku menulis lagi

Kita arungi bersama

Puisi terindahku hanya untukmu…

Ahh sial lagu jikustik yang berjudul puisi itu mengingatkanku akan dirinya, yang jauh disana…., kapan yah.. bisa menulis puisi buat dia…

Written by kudzi

Februari 11, 2007 pada 6:29 am

Ditulis dalam Curhat Nehhhh

3 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. sapa tuuuuuuuuuuuuh? cihiiiiiiiiiiii sok sok an………… huehehehehehehehehehehehehehe

    ^Y^

    Maret 18, 2007 at 7:16 am

  2. lupa satu hal !
    itu judul blog mu nyontek judul “artikel” di blog ku ya?????
    huehehehehehehe

    ^Y^

    Maret 18, 2007 at 7:19 am

  3. kapan aja bisa….
    kan no words can’t hide.

    wib

    April 12, 2007 at 7:02 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: